susu pertumbuhan anak usia 2 tahun

Kiat Memilih Susu Untuk Anak Usia 2 Tahun

Susu mempunyai peranan penting untuk membantu pertumbuhan anak, apalagi Bunda yang mempunyai anak di usia tersebut tentu sering mencari informasi tentang susu pertumbuhan anak usia 2 tahun yang tepat untuk diberikan pada si Kecil.

 

Pada masa pertumbuhan, anak membutuhkan asupan yang bergizi lengkap dan seimbang salah satunya bisa didapatkan dari susu. Kebutuhan kandungan susu tentu akan berbeda beda untuk setiap usia anak, namun pada dasarnya susu mengandung kalsium yang penting untuk membantu perkembangan tulang dan gigi, selain itu susu juga akan lebih mudah untuk diserap tubuh si Kecil jika dibandingkan gizi dari sumber makanan lain.

 

Menurut ilmuwan dan dokter anak dari Rumah Sakit St Michael di Toronto Amerika Serikat, bahwasanya jika anak minum susu dalam jumlah dua gelas perhari bisa memberikan asupan vitamin D yang cukup tanpa menurunkan zat besi pada tubuh si Kecil. Namun Bunda perlu mengimbangi juga dengan mengkonsumsi makanan lain yang kaya zat besi, karena zat besi merupakan nutrisi yang penting juga untuk perkembangan otak anak.

 

Karena susu mempunyai peranan penting untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan anak, maka dari itu Bunda harus memperhatikan kiat dalam memilih susu yang tepat untuk si Kecil. Pastikan Bunda memilih susu dengan kandungan laktosa sebagai sumber utama untuk karbohidratnya.

 

Berikut kiat lengkap ketika akan memilih susu yang tepat untuk membantu perkembangan anak pada usia 2 tahun:

 

1. Ketahui dulu jenis jenis dari susu

 

Jika Bunda berencana untuk memberikan asupan susu untuk anak, Bunda harus mengetahui dulu jenis susu yang tepat agar bisa memberikan susu yang sesuai untuk si Kecil.

 

Banyak tersedia jenis susu pertumbuhan untuk anak usia 2 tahun di pasaran, mulai dari bentuk kemasan dan unggulan kandungan gizinya.

 

2. Susu yang terbuat dari susu sapi

 

Pada umumnya susu yang terbuat dari susu sapi mempunyai kandungan protein, karbohidrat dan lemak yang seimbang dan tepat untuk kebutuhan anak.

 

Kandungan protein pada susu jenis ini akan lebih mudah untuk dicerna anak karena sudah mengalami beberapa perubahan sehingga lebih mudah untuk dicerna si Kecil, berbeda dengan susu sapi biasa yang mana kandungan protein nya sulit untuk dicerna tubuh anak.

 

3. Susu yang berbahan dasar kedelai

 

Jika sebelumnya Bunda memberikan asupan susu yang berbahan dasar dari susu sapi untuk si Kecil dan dirasa tidak cocok, Bunda bisa menggantinya dengan susu kedelai ini.

 

Karena biasanya susu kedelai diberikan pada anak jika mengalami beberapa hal seperti intoleran laktosa karena adanya infeksi gastrointestinal, alergi terhadap susu sapi yang berhubungan dengan imunoglobulin E, kelebihan galaktosa dan ada juga yang mempunyai kekurangan laktase bawaan.

 

Untuk sekarang tentunya banyak pilihan susu berbahan dasar kedelai yang mempunyai rasa berbeda yang bisa Bunda pilih untuk si Kecil.

 

4. Susu bebas laktosa

 

Laktosa adalah gula yang terkandung dalam susu, dimana susu bebas laktosa merupakan susu yang tidak mengandung gula sebagai rasa manis nya, melainkan diganti dengan jenis gula lain, seperti sirup jagung.

 

Mengapa dibuat susu yang bebas laktosa? Karena ada sebagian anak yang mengalami intoleransi laktosa bahkan ada juga yang tidak mampu untuk mencerna laktosa dalam susu. Jenis susu ini bisa menjadi pilihan Bunda dika dirasa si Kecil intoleransi terhadap laktosa dalam susu.

 

Selain jenis susu dan kandungan nya, Bunda juga harus memperhatikan rasa dari susu untuk si Kecil, karena tidak sedikit anak tidak menyukai rasa susu tertentu sehingga tidak mau untuk meminumnya.

 

Metadesc:

Memilih kandungan dan bahan dasar susu pertumbuhan untuk anak usia 2 tahun tidaklah mudah, Bunda harus memperhatikan banyak aspek dari si Kecil.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *