Kelebihan Investasi Obligasi Pasar Sekunder yang Perlu Kamu Tahu

Investasi obligasi kini menjadi alternatif pengelolaan aset yang digemari masyarakat. Selain karena relatif aman, berinvestasi melalui obligasi juga menjanjikan keuntungan yang cukup signifikan dibanding instrumen investasi lainnya.

Investasi obligasi yang paling populer saat ini adalah investasi obligasi pemerintah (government bonds) dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN). Sejak virus corona atau Covid-19 merebak, pemerintah telah beberapa kali mengeluarkan SBN sebagai sumber pembiayaan keuangan negara dalam menghadapi pandemi. Selain itu, surat berharga negara juga dilepas ke publik untuk modal pembiayaan pembangunan dan infrastruktur.

Di pasaran terdapat beberapa jenis obligasi negara yang biasa diperjualbelikan. Berdasarkan metode pembayarannya, obligasi negara dapat dibagi  menjadi obligasi dengan kupon tetap yang disebut seri FR (Fixed Rate), obligasi dengan kupon variable biasa disebut seri VR (Variable Rate), dan obligasi dengan prinsip syariah yang dikenal dengan Sukuk Negara.

Bila kamu memilih investasi obligasi seri FR, kamu akan mendapat kesempatan memperoleh imbal hasil dengan persentase yang sama hingga masa jatuh tempo. Sedangkan pada  obligasi kupon variable atau biasa disebut floating coupon, nilai imbal hasil yang diterima akan berbeda-beda sesuai harga pasar hingga masa jatuh tempo. Pembagian kupon imbal hasil biasanya diberikan dalam rentang 3 bulan, enam bulan atau tahunan sesuai kesepakatan awal.

Bagi tertarik  menjadikan Surat Berharga Negara sebagai instrumen investasi pilihan, kamu bisa mendapatkannya melalui pasar perdana atau melalui pasar sekunder. Di pasar perdana kamu bisa mendapatkan obligasi seri SBR, ORI, ST, dan SR. Namun harus diingat, bahwa masa waktu pembelian obligasi di pasar perdana sangat terbatas sehingga kamu harus menyiapkan dana jauh hari sebelum penjualan dibuka.

Bila memiliki sumber dana yang cukup fleksibel, kamu bisa memilih berinvestasi di pasar sekunder. Setidaknya terdapat 5 keuntungan yang akan didapatkan dengan berinvestasi obligasi di pasar sekunder.

Keuntungan Investasi Obligasi Di Pasar Sekunder

  1. Fleksibel

Obligasi yang dijual di Pasar Sekunder lebih fleksibel dibanding yang dijual di pasar perdana karena dapat dibeli kapan saja. Selama masa jatuh tempo belum tercapai, transaksi jual beli masih bisa dilakukan. Kamu juga bisa melakukan transaksi berulang-ulang sehingga berpeluang mendapatkan capital gain yang lebih besar pula.

  1. Investasi Aman

Berinvestasi obligasi di pasar sekunder relatif aman karena pemerintah menjamin pengembalian nilai pokok pada saat jatuh tempo. Jaminan pengembalian ini sudah diatur dalam Undang-Undang.

  1. Potensi mendapatkan imbal hasil lebih besar

Di pasar sekunder harga obligasi yang diperjualbelikan sangat variatif tergantung dengan kondisi pasar saat itu. Bila ingin mendapatkan keuntungan yang besar, kamu bisa melakukan analisis dan perencanaan dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan transaksi jual atau beli.

Untuk setiap pembelian obligasi di pasar sekunder, investor  akan mendapatkan kupon yang akan dibayarkan secara berkala. Dengan pembelian mulai Rp 1 juta atau USD 1.000 investor sudah bisa mulai berinvestasi dan mendapatkan kupon/imbalan tetap yang dibayarkan setiap 6 bulan.

  1. Jangka waktu panjang

Jangka waktu untuk obligasi di pasar sekunder relatif lebih panjang yaitu antara 5 – 50 tahun. Dengan jangka waktu yang panjang ini, nilai transaksi yang bisa diraih pun bervariasi. Kamu sudahi bisa berinvestasi dengan menyiapkan dana mulai dari Rp 1 juta untuk Obligasi Rupiah dan U$1000 untuk Obligasi US dollar.

  1. Variasi produk

Terdapat dua seri obligasi yang biasa diperjualbelikan di pasar sekunder yaitu obligasi negara dengan mata uang IDR konvensional (FR), dan obligasi negara dengan mata uang USD (INDON, INDOIS). Obligasi yang serinya FR kemudian INDON terbit oleh kebijakan pemerintah Indonesia dengan jangka waktu tertentu dan dengan kupon tetap.

Untuk memaksimalkan keuntungan dalam berinvestasi obligasi di pasar sekunder, kini investor bisa memanfaatkan layanan e-SBN yang bisa diakses melalui fitur obligasi pasar sekunder di digibank by DBS. Melalui fitur ini kamu bisa melakukan transaksi beli, pesan, bayar, dan jual obligasi dari mana saja dan kapan saja.

Pembelian obligasi di Digibank by DBS menjadi lebih mudah karena setiap nasabah akan diberi panduan dalam menentukan investasi obligasi terbaik. Selain itu kamu juga tidak akan dikenakan biaya bila melakukan pembelian SBN melalui Aplikasi digibank by DBS.

Berbagai kemudahan lainnya dalam berinvestasi kini bisa didapatkan hanya dengan satu aksi, yaitu segera mendownload Aplikasi digibank by DBS. Bila sudah, saatnya kelola aset lewat beragam instrumen investasi obligasi untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *